Saat rumah,
dan lingkungan kami porak poranda,
Kemana kami harus
mencari naungan?
Saat tanah yang
kami pijak sudah sepanas bara api,
Kemana kami harus
mencari kesejukan?
Ketika air,
udara, dan tanah tak lagi bersahabat dengan kami,
Kemana lagi kami mencari
penghidupan?
Salahkah kami?
Salahkah polah
tingkah kami pada jagad ini?
Inikah luapan
derita sang bumi renta?
Bagaimana kami
dapat bertahan?
Bagaimana?
Salah kami
Ini memang salah
kami
Salah anak Adam
yang dengan rakus, tamak, dan pongah mengeksploitasi bumi
Tanpa kendali,
tanpa toleransi
Tanpa berfikir
kesakitan bumi
Oh...
Ma’afkan kami..
ma’afkan kami...
Ma’af...
(by: Ashfi Raihan)
(by: Ashfi Raihan)







0 comments:
Posting Komentar