RSS

Nulis Puisi?? AYO!! (Siapa takut?!)

hola semua!!! Kali ini saya pengen bagi tips nulis puisi. Sebenernya caranya mudah aja sih kalau mau nulis puisi. Tapi, ada beberapa hal yang saya sendiri pernah alami, dan itu membuat saya begitu puas dg hasil puisi saya itu. So, check it out!!
1. Mulai dari rasa GALAU. Hellow gengs, galau juga salah satu hal yang paling berpengaruh lho dalam hal merangkai kata-kata penuh diksi semacam puisi. Tuangkan kegalauan kalian dalam bentuk tulisan. Kata-kata yang murni keluar dari hati akan jauh lebih mengena ya, so jangan ragu buat nulis saat galau. Gak perlu muluk-mulu milih kata-kata yang W.O.W alias puitis. Gak usah. Karena saat kamu galau, semua kata yang kamu keluarkan akan terasa puitis. Yakin deh. #pengalaman eh??
2. Jangan galau dan mikir jernih. Haduh ini gimana sih penulis, tadi disaat galau paling baik nulis. Sekarang gak boleh galau. Apasih maunya?? Tenang-tenang jangan pada demo!! Malu sama yang "disana". 😁 Gini-gini. Maksudnya, mikir yang jernih itu, jangan gegabah. Pelan, selow aja pas nulisnya. Jangan sampek gara-gara kebawa marah nulisnya sampek bikin meja bergetar hebat. Mungkin gak nyambung. Intinya galau sih galau, tapi ya jangan galau. Kudu, harus, keep think yang jernih.
3. Nulisnya jangan dalam sekali waktu 40 puisi. Lho??? Kenapa?? Nggak boleh?? Boleh. Boleh banget kok. Tapi coba bayangin deh, misal kalian beneran nulis 40 puisi trus dibaca sama temen kalian. Percaya atau nggak komentar mereka pasti "Kamu galau parah". Ya iyalah, kalau sekali waktu nulisnya, otomatis yang ada di fikiran kita pasti nggak jauh beda sama tulisan yang sebelumnya. Jadinya garing. Ngebosenin ya. Gampang ketebak kalau kita nafsu banget pengen meluapkan segala rasa. Mending balik ke poin kedua. Sabar dan jernihkan fikiran. TULISlah SATU yg Bakal Jadi MASTERPIECE. Itu lebih memuaskan. Meskipun nggak apa-apa juga nulis banyak. Makin produktif makin baik. Tapi kalau kamu udah nggak galau lagi misal, coba dibaca lagi karyanya. Pasti bakal ketawa. Menertawakan diri sendiri yang ternyata galaunya tingkat dewa. Hehehe..
4. Banyak mengamati lingkungan sekitar, baca alam, baca buku, renungi segala fenomena yang ada disekitar bisa jadi salah satu pengembang olah kata kalian.
5. Buka peristiwa dan kenangan yang pernah kalian lalui. Coba dalami, selami, bikin semua itu real sedang kalian alami. Gak apa-apa ya sekali-kali mengorek luka lama. Kalau itu bisa menghasilkan sesuatu yg positif, nggak salah juga buat dilakukan. Asal nggak sering-sering, nanti baper loh!! Hehehehe
6. Diksi penting, tapi untuk permulaan, rasa yang mau kalian bagi lebih penting. Menurutku puisi bukan hanya seni memilah, memilih, merangkai, dan meramu kata-kata. Tapi lebih dari itu, puisi adalah ungkapan jiwa. Asseeekk.. 😁
7. Banyakin baca buku, untuk memperkaya kosa kata. Untung-untung pas baca dapat kata-kata yang bagus buat dijadiin puisi.
So, nulis puisi itu mudah. Gak sesulit yang kalian bayangin. Pokoknya sekarang cepetan nulis mumpung masih baper. Ayo!! Cepetan!! Eh masih dibaca aja!! Cepet nulis!!


(Surabaya, 9 Januari 2016)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments: