Kelakar sang hujan mereda
Tinggal secerca sejuk tak berupa
Anyir sisa pergolakan menguar
Menghembuskan gelegak kesedihan
Singa-singa pembawa api tauhid tinggal nama tak berpulang raga
Darah para syuhada menyiram bumi yang nestapa
Memberangus kebiadaban zaman
Tanah merentangkan pelukannya
Demi hormat para penegak kalimahNya
Tanaman tumbuh subur dg air mata
Hewan-hewan berkembang dengan cucuran sedih tak terkira
Manusia bersuka cita menyerukan asmaNya
Panji-panji Tauhid kini tegak menjejak
Api Tauhid berkobar di penjuru bumi Allah
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
SubhanAllah wal hamdulillah...
Laa ilaaha illallah....
(Kediri, 28 Januari 2016)
Darah Syuhada
1/28/2016 11:04:00 PM |
Labels:
PUISI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 comments:
Posting Komentar