RSS

Masih Dirimu


Rembulan sore menyapa dengan anggunnya. Bak mentari senja yang malu-malu melambai di peraduannya. Terpandang olehku sesosok dirimu. Berdiri menghadap arah angin, yang makin sore makin halus membelai jiwa.
Selalu terpatri dalam ingatan, halusnya siluet senyummu dibatas senja itu. Begitu buatku sejuk dan tak kuasa meredam getaran hati. Teduh dan menenangkan jiwa ini.

Kini sosokmu memang tinggal sebatas bayang absurd bagiku. Semua tentangmu memang tlah absurd sekarang dihariku. Tersisa hanya seutas siluetmu di pelupukku. Namun, dirimu tetaplah dirimu. Meski jiwa ini menjerit kesakitan karenamu, tapi hati ini tetap mendering lirih, tetap berbisik dirimu, dirimu, dan dirimu yang ada dihatiku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments: