Malam ini, aku sembunyikan segala
sendu dan ratap. Semuanya perlu pemaksaan termasuk otakku. 2 jam waktu
bergulir, dan belum ada satu buah karya yang lahir. Mengenaskan sekali hidupku
sebagai manusia yang katanya makhluk berfikir. Kemana perginya otak dan
fikiranku itu. Aku juga tiada menyesal dengan perkara yang membawaku sampai
disini. Duduk termenung di depan laptop dengan waktu produktif yang terlewatkan
begitu saja. Mati saja kau, Dew kalau tiada menyesal.
Hidup kadang menyajikan berbagai
pilihan dan pilihan. Memang, yang ada hanya pilihan dan pilihan. Kemudia baru
lahir keputusan. Setelah itu lahir akibat, kemudian tanggung jawab. Semua
dipikul oleh manusia yang hidup, berbeda kadar dan jenis saja. Tanggung jawab
bukan yang terakhir sepertinya. Masih ada rasa ikhlas dan menerima setelah
banyak penerimaan atas unsur-unsur tersebut. Semuanya adalah proses hidup
seorang manusia yang nyata-nyata butuh oksigen untuk hidupnya.






0 comments:
Posting Komentar