RSS

Berusaha Kembali Menulis Part 2 (Harry Potter and the Cursed Child)

Tulisan kedua di seri Berusaha Kembali Menulis akan berisi kesan atas pembacaan buku Harry Potter and the Cursed Child. 

Pertama-tama saya senang sekali ketika buku yang saya gemari memiliki "sekuel", meskipun buku ini sebenarnya adalah sebuah naskah drama. Itu sungguh tidak mengurangi minat saya membacanya. Bayangkan mengikuti kisah hidup seorang tokoh selama tujuh seri bukunya, lalu ada bonus atau "cerita tambahan". Beberapa bagiannya akan membawamu kembali menjelajah buku kanonnya, lalu sisanya menyuguhkan petualangan baru yang cukup rumit. Seperti itulah kesan senang dan frustasi saya ketika membacanya.

Bab frustasinya adalah ketika Albus dan Scorpius menggunakan pembalik waktu. Semua hal sulit yang telah selesai seolah kembali dan masa depan berpotensi berubah. Pada bagian ini saya merasa benar-benar frustasi, lebih dari ketika pembalik waktu digunakan pada buku ketiga. Ketika dipaksa merasakan lebih dari dua versi perubahan masa depan, karena sebuah keputusan yang dibuat, saya juga seolah terjebak di dalamnya. Marah, sedih, frustasi, dan kehilangan harapan. Pada bab itu saya ingin menutup buku. Tapi kalau tidak saya teruskan, mereka akan terus terjebak dalam bab itu, pada universe dengan masa depan yang berbeda dari cerita kanonnya. Hhahaha kalian boleh menertawakan saya, karena ikut frustasi padahal cerita ini sudah dapat ditebak bagaimana akhirnya. Ini sekuel yang ditampilkan pada medium drama, ditulis berdasarkan cerita kanon, masa depan mereka sudah ditulis, ini hanya petualangan baru yang akan selesai sesuai dengan cerita kanon. Begitulah cara saya mengingatkan diri agar tidak larut dalam kecemasan cerita fiksi.

Begitulah. Selebihnya baca sendiri, ya! Kisah ini boleh kalian baca ketika sedang luang dan tidak sedang dalam suasana hati yang buruk. Sungguh tidak ada yang lebih buruk daripada kembali ke masa lalu sedangkan kamu hidup pada hari ini

Notes: Toko Lelucon Tetap Buka pada hari libur. 

HIDUP BOM KOTORAN! BACA BUKUMU SENDIRI! 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments: