Banyak hal terasa kurang nyaman di bulan ramadhan kali ini. Entah sekedar perasaan atau memang demikan adanya. Belajar sabar tidak cukup, harus dibarengi dengan usaha untuk tetap berdiri dengan kesabaran itu. Ada hari-hari yang terasa sangat berat untuk sekedar bilang aku bisa bertahan, atau di hari lain semua terasa mudah dan bisa dilalui tanpa banyak hambatan.
Tentang mindset agaknya sangat betul. Ketika pikiran diusahakan dan diatur dalam mode bisa maka bisa jugalah dia. Sebaliknya pikiran ragu, takut juga tidak bisa dipungkiri bisa mampir tanpa undangan. Puasa tahun ini mengajarkan tentang kompromi. Pada tubuh yang menolak untuk merasa baik, pada pikiran yang terus dalam mode siaga. Semua kata "bisa" yang harus dibangunkan setiap jam, agar terus berdiri tegak dan melangkah.
Tidak mungkin mengalahkan diri sendiri. Itu sama saja dengan menghancurkan sisi diri yang paling manusiawi. Mengerti dan kompromilah yang akhirnya memeluk kesadaran diri bahwa semuanya baik-baik saja.






0 comments:
Posting Komentar